Biografi Changpeng Zhao (CZ) – CEO Binance

Changpeng Zhao atau yang dikenal dengan panggilan CZ kini tercatat memiliki kekayaan sebesar US$ 1,9 miliar. Penghasilan ini didapatnya berkat Binance, yakni bursa pertukaran kripto yang didirikannya. Changpeng Zhao juga sukses mengembangkan uang digital dalam waktu 180 hari hanya dari sebuah ruangan sempit.

Sebelum meraih kesuksesannya saat ini, Changpeng Zhao pernah menjual rumahnya. Meski begitu, kini dia menjadi salah satu dari 9 orang kaya baru di dunia dalam daftar Forbes. Akan tetapi dia tidak hidup dengan memamerkan kemewahannya. Lantas seperti apa kisah Changpeng Zhao? Scroll uraiannya di bawah ini sampai habis ya!

Kehidupan Sulit Changpeng Zhao

Changpeng Zhao lahir di Jiangsu, China dari orangtua pengajar. Ayahnya merupakan seorang profesor di bidang geofisika yang kerap dicap sebagai intelek pro borjuis. Dia sempat diasingkan sementara tidak lama setelah CZ dilahirkan. Sampai akhirnya, keluarga mereka hijrah ke Vancouver, Kanada, pada akhir 1980-an.

Di masa remajanya, Changpeng Zhao pernah bekerja di McDonald’s. Dia juga menjalani pekerjaan shift malam di sebuah pompa bensin. Meski demikian, Changpeng Zhao tetap menjalani sekolah tinggi. Dia mempelajari ilmu komputer di Universitas McGill Montreal sebelum pindah ke Tokyo dan bekerja di Bursa Efek Tokyo untuk membangun sistem mencocokkan pesanan perdagangan.

CZ kemudian pindah ke New York dan bekerja di Bloomberg’s Tradebook untuk mengembangkan perangkat lunak perdagangan berjangka. Berkat keahliannya di bidang coding komputer, di usia 27 tahun, Changpeng Zhao mendapat tiga kali promosi jabatan dalam kurun waktu dua tahun untuk mengelola tim di New Jersey, London, dan Tokyo.

Namun Changpeng Zhao menyadari kalau dirinya lebih dari sekadar anak berbakat di perusahaan-perusahaan tempatnya bekerja. Sampai akhirnya di tahun 2005, CZ memutuskan berhenti bekerja dan pindah ke Shanghai untuk memulai Fusion Systems, sebuah perusahaan yang dikenal membangun sistem perdagangan frekuensi tinggi tercepat untuk broker.

Awal Mula Changpeng Zhao Terjun ke Dunia Bitcoin

Di tahun 2013, Changpeng Zhao mulai belajar tentang kripto bitcoin dari seorang pemodal yang ditemuinya. Saat itu, dia sempat terpental dari proyek kripto terkemuka. CZ pun bergabung dengan Blokchain.info, sebagai anggota ketiga dari tim dompet mata uang kripto.

Di sana, Changpeng Zhao dipercaya sebagai kepala pengembangan selama delapan bulan, dan bekerja sama dengan orang-orang top, seperti Roger Ver dan Ben Reeves. Dia juga bekerja di OKCoin, sebuah platform untuk perdagangan spot antara fiat dan aset digital sebagai chief technology officer selama kurang dari satu tahun.

Untuk belajar dan bertransaksi, CZ harus rela menjual apartemennya di Shanghai pada 2014 lalu. Hal ini dilakukannya untuk mendapatkan semua Bitcoin. Barulah, dia mulai mempertimbangkan untuk membuat bursa pertukaran aset digital miliknya sendiri.

Kesuksesan Binance

CZ terbilang sebagai pengusaha beruntung. Dikutip Zigi.id dari Forbes, 9 Juni 2021, mengawali bisnis kripto dari keisengan semata, pengusaha China yang lama tinggal di Kanada ini akhirnya mendirikan Binance Exchange, bursa pertukaran kripto pada 2017 lalu.

Tidak seperti kisah-kisah orang kaya di dunia lainnya yang terseok-seok dalam meniti karir atau usaha, hanya dalam waktu tujuh bulan setelah didirikan, Binance sudah menjadi bursa pertukaran kripto terbesar di dunia. Binance yang dikembangkan dari sebuah ruang sempit mampu menjadi mata uang digital yang populer hanya dalam waktu 180 hari.

Binance kini mampu memproses 1,4 juta transaksi saat ramai. Puncaknya, pada Januari lalu, Binance sempat memproses 3,5 miliar transaksi pemesan, pembatalan, dan perdagangan dalam satu hari. Binance juga berhasil menarik 6 juta pengguna per detik.

Changpeng Zhao yang sempat terdepak dari daftar orang terkaya dunia, kini kembali menyabet predikat taipan dunia setelah kripto naik daun di tengah pandemi Covid-19. Nama CZ sekarang bertengger di peringkat 1.664 sebagai orang terkaya di dunia dan berada di urutan ke-216 orang terkaya di China.

Forbes mendeskripsikan pria 45 tahun itu sebagai persilangan antara Mark Zuckerberg yakni pendiri Facebook, dan Steve Jobs, penemu komputer Apple. Hal ini karena penampilannya yang sederhana dan santai hanya menggunakan hoodie hitam dan kacamata bak kutu buku.

Changpeng Zhao juga terlihat tidak suka dengan barang-barang mewah. CZ hanya memanjakan diri dengan tiga ponsel pintar miliknya. CEO Binance ini terlihat seperti pria biasa, dia bahkan tidak memiliki mobil sport, kapal pesiar ataupun jam tangan mewah.