Biografi Nobuhiro Watsuki – Kreator Samurai X (Rurouni Kenshin)

Nobuhiro Watsuki (伸宏 和) lahir pada tanggal 26 Mei 1970. Ketika Watsuki-sensei bersekolah di tingkat SMP, ia berlatih Kendo. Ia tetap menggambar manga meskipun aktif dalam olahraga. Meskipun begitu, Watsuki-sensei mengakui bahwa ia sangat lemah dalam olah raga meskipun badannya tinggi (183). Ia pun tidak pernah memenangkan pertandingan Kendo. Sekali ia pernah dipilih menjadi starter dalam pertandingan Kendo untuk menggantikan temannya yang diskors karena membuat keributan. Watsuki-sensei akhirnya putus asa dengan Kendo dan memutuskan untuk berhenti. Namun pandangannya tentang Kendo menjadi dasar dalam pembuatan karakter Myōjin Yahiko di serial Rorouni Kenshin.

Watsuki-sensei memiliki banyak karya di masa lalu. Pada saat SMA, ia memenangkan penghargaan Hop Step untuk karya manganya yang ia beri judul Podmark. Sayangnya tidak banyak yang tahu tentang karya Podmark ini karena tidak pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Selanjutnya, Watsuki-sensei pernah menjadi asisten pada sebuah karya berjudul Mashin Bōken Tan Lamp-Lamp (Arabian Genie Adventure Lamp-Lamp). Pada saat inilah ia mendapatkan ide dasar tokoh Sagara Sanosuke. Setelah itu pada tahun 1994, manga Rorouni Kenshin dibuat dan diterbitkan dalam Shōnen Jump mingguan.

Ketika tidak mengerjakan manga, Watsuki-sensei gemar bermain video game, membaca manga lain, dan menonton televisi. Ia memiliki komik Amerika favorit yaitu X-Men karena adegan aksi yang menarik. Sedangkan anime favoritnya (selain animenya sendiri) adalah Neon Genesis Evangelion. Ia menyukai video game seperti Samurai Spirits dan juga menyukai film action seperti Die Hard dan The Matrix.

Inspirasi

Banyak karakter yang diciptakan oleh Watsuki-sensei berdasarkan tokoh sejarah, karakter dari manga/anime lain, dan seri video games. Misalnya saja karakter Himura Kenshin (Rorouni Kenshin) berdasarkan tokoh Kawakami Gensai, salah satu pembunuh bayaran pada masa Bakumatsu (revolusi Jepang). Ia adalah ahli pedang aliran Shiranui-ryū. Gensai terkenal karena membunuh idealis ternama yaitu Sakuma Shozan. Empat tahun setelah revolusi berakhir, Gensai salah dituduh atas sebuah kejahatan dan dihukum mati. Watsuki-sensei mengagumi Kenshin atas keinginannya melakukan kebaikan atas nama mereka yang harus ia bunuh agar pemerintahan Meiji bisa terlahir.

Para tokoh dalam Rurouni Kenshin

Selain itu, Saitō Hajime berdasarkan karakter sejarah yang bernama sama, seorang anggota dari Shinsengumi meskipun Watsuki-sensei mengakui ia mengubah karakter asli Saitō Hajime hingga membuat banyak pengagum marah. Beberapa tokoh lainnya, seperti Sagara Sanosuke, Shinomori Aoshi, dan Seta Sōjirō juga diadaptasi dari karakter tokoh-tokoh Shinsengumi. Okita Sōji, Ōkubo Toshimichi, dan Katsura Kogorō juga merupakan tokoh sejarah yang muncul dalam cerita. Sedangkan anak buah Yukishiro Enishi yang bernama Gein berdasarkan dalang boneka dan pembunuh berantai Ed Gein.

Karya Nobuhiro Watsuki

  • Podmark ditulis oleh Watsuki-sensei selama SMA dan mendapatkan penghargaan Hop Step.
  • Crescent Moon in the Warring States adalah karya profesional pertama Watsuki-sensei. Berlatar di jaman Sengoku saat masa peperangan dan berhubungan dengan kisah tentang pendekar pedang aliran Hiten-Mitsurugi yang penyendiri bernama Hiko Seijūrō. Kisah ini ada dalam buku manga Rurouni Kenshin volume 6.
  • Rurouni: Meiji Swordsman Romantic Story adalah nama dua one-shots cerita yang memulai peluncuran Rorouni Kenshin di Shōnen Jump mingguan. Kisah ini ada dalam buku manga Rurouni Kenshi volume 1 dan 2.
  • Rorouni Kenshin (るろうに剣心) adalah karya terbaik Watsuki-sensei. Kisah ini merupakan kronik petualangan mantan pembunuh bayaran pada jaman Meiji. Karya ini terus berlangsung hingga 255 Chapter dan dikumpulkan menjadi 22/28 buku manga ukuran standar, sedangkan 9 volume ukuran besar di Amerika Utara.
  • Kenshin Kaden adalah buku panduan yang berisi cerita pendek berwarna, “Haru ni Sakura”, yang mengisahkan kelanjutan nasib para karakter Rurouni Kenshin setelah kisah berakhir. “Haru ni Sakura” disertakan dalam manga volume ke-9 terbitan Amerika Utara.
  • Yahiko no Sakabatō (弥彦の逆刃刀, “Yahiko’s Reversed-Edge Sword”) juga berlatar di dunia Rorouni Kenshin, lima tahun setelah kisah utama berakhir. Tokoh Myōjin Yahiko harus menyelamatkan anak perempuan pemilik sebuah dojo dari musuh lama.
  • Meteor Strike (メテオ ストライク Meteo Sutoraiku) adalah karya one-shot yang ditulis untuk kompetisi seniman Shōnen Jump. Karya ini dibuat ketika sedang menulis Rurouni Kenshin. Awalnya Watsuki-sensei tidak menyukai karyanya ini dan tidak berencana menerbitkan, namun akhirnya ia memutuskan untuk memasukkan ini dalam manga Rurouni Kenshin untuk meningkatkan jumlah halaman.
  • Gun Blaze West berlatar di Amerika Serikat tahun 1800an. Tiga tokoh utama mencari surga penembak yang disebut “Gun Blaze West”. Sayangnya karya ini dibatalkan setelah volume ke-3.
  • Buso Renkin (武装錬金 Busō Renkin) berjalan selama 80 chapter (10 volume).
  • Embalming -Dead Body and Bride- (エンバーミング Enbāmingu) adalah karya one-shot yang ditulis untuk “Jump the Revolution!” 2005.
  • Embalming II -Dead Body and Lover- ditulis untuk “Jump the Revolution!” 2006.
  • Embalming -The Another Tale of Frankenstein- mulai diterbitkan pada November 2007 di Jump Square.
  • Rurouni Kenshin Restoration-( Rurouni Kenshin Cinema-ban) – Reboot of Rurouni Kenshin.

Para Asisten

Nobuhiro Watsuki dikenal sebagai mentor beberapa Mangaka yang memiliki serialisasi sendiri. Untuk beberapa waktu, hampir semua mangaka terkenal Jump adalah asisten dari Watsuki-sensei. Berikut adalah beberapa asisten beliau:

  • Eiichiro Oda – pencipta One Piece
  • Hiroyuki Takei – pencipta Shaman King
  • Shinya Suzuki – pencipta Mr. Fullswing
  • Mikio Itoh – pencipta Nazo no Murasame-kun
  • Kawaguchi Yukinori – pencipta Hoopmen
  • Shin’ga Gin – pencipta Oni ga Kitarite
  • Yamada Kazushige – pencipta Gran Bagan
  • Kaoru Kurosaki – novelis dan juga istri.